Tinggalkan komentar

Teks Khutbah Idul Fitri

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

الله اكبر الله اكبر الله اكبر الله اكبر الله اكبر الله اكبر الله اكبر الله اكبر الله اكبر ، الله اكبر كلما هل هلال وابدر ، الله اكبر كلما صام صائم وافطر ، الله اكبر كلما تراكم سحاب وامطر ، وكلما نبت نبات وازهر ، وكلما اورق عود واثمر ، وكلما اطعم القانع المعتر ، الله اكبر الله اكبر الله اكبر لااله الا الله والله اكبر ولله الحمد.

الحمد لله الذى سهل للعباد طريق العبادة ويسر ، ووفاهم اجور اعمالهم من خزائن جوده التى لاتحصر ، وجعل لهم يوم عيد يعود عليهم فى كل سنة ويتكرر ، وتابع بين الاوقات لكى تشيد بانواع العبادة وتعمر ، فما مضى شهر الصيام الا واعقبه باشهر الحج الى بيته العتيق المطهر ، احمده سبحانه وهو المستحق لان يحمد ويشكر ، واشكره على نعم لاتعد ولاتحصر. واشهد ان لااله الاالله وحده لاشريك له الملك العظيم الأكبر ، واشهد أن سيدنا محمدا عبده ورسوله الشافع فى المحشر ، نبي ماطلعت الشمس على اجمل منه وجها ولاانور ، واعطاه سيادة بنى ادم الاسود والأحمر ، نبي غفر الله له ماتقدم من ذنبه وما تأخر ، اللهم صل وسلم على سيدنا محمد وعلى اله واصحابه الذين اذهب عنهم الرجس وطهر ، الله اكبر ( اما بعد ). فيا ابن ادم تأمل بفكرك وتبصر، واستمع ما يتلى عليك من المواعظ وتدبر، ولاتتبع الهوى فيضلك عن سبيل الله وتخسر، الى كم بمسالة الايام تغتر، كيف بك حين يهال عليك التراب وتقبر، كيف اذا اوتيت كتابك من الجانب الايسر، كيف بك اذا كان السجن النار والحاكم الجبار والزبانية تنتظر مابه فيك تؤمر.

الله اكبر فتوبوا الى الله جميعا ايها المؤمنون فقد جاءكم من الانباء مافيه مزدجر، واعلموا أن هذا يوم عظيم يتجلى الله فيه، يوم سماه الله يوم الجوائز، وجعله لحصاد مايزرع فى رمضان من الخير، فأوصيكم عباد الله بالتقوى فالتقوى بضاعة المؤمن التى لاتخسر، ومن اعظمها المحافظة على واجبات الإسلام.

الله اكبر الله اكبر الله اكبر ولله الحمد.

Hadirin muslimin muslimat yang berbahagia!

Seiring dengan terbenamnya matahari hari kemarin, maka bergemalah takbir, tahlil, tahmid dan tasbih. Mengiringi perginya bulan yang sarat dengan rahmat dan magfirah Allah, yaitu bulan ramadhan, yang pada bulan itu pahala amal ibadah dilipat gandakan, dan pada bulan itu terdapat satu malam yang lebih baik dari seribu bulan, dan juga pada bulan ramadhanlah pertama kalinya al-Qur’an di terima oleh Rasul.

Bulan ramadhan telah berlalu, entah sebagai saksi yang meringankan kita atau justru menjadi saksi yang memberatkan kita. Ramadhan berlalu dan akan menjadi pemberi syafaat bagi orang yang berpuasa dan shalat malam dengan baik, karena dorongan iman dan mencari keridhoan Allah semata, sehingga dosa-dosanya yang lampau diampuni. Tapi bulan ramadhan juga akan menjadi saksi bagi orang-orang yang berpuasa dan shalat malam tidak dengan cara yang baik, sehingga dari puasanya itu mereka hanya mendapatkan lapar dan dahaga, hanya mendapatkan letih dan kantuk dari shalat malamnya. Dan ramadhan pun akan menjadi saksi bagi orang-orang yang tidak berpuasa dan tidak pula shalat malam.

Bulan ramadhan telah berlalu dan akan menjadi saksi bagi pahala kita atau bagi dosa kita. Tentu saja kita semua berharap agar ramadhan menjadi saksi bagi pahala kita, seperti halnya al-Qur’an yang sama-sama akan memintakan syafaat bagi kita. Rasulallah SAW barsabda :

الصيام والقرآن يشفعان للعبد يوم القيامة يقول الصيام أى رب منعته الطعام والشهوات بالنهار فشفعني فيه ويقول القرآن منعته النوم بالليل فشفعني فيه قال فيشفعان

 ( رواه أحمد )

“Puasa dan al-Qur’an akan memberi syafaat bagi hamba pada hari kiamat. Puasa berkata, ‘Ya Rabbi, aku mencegahnya makan dan syahwat, maka berilah aku syafaat karenanya. Al-Qur’an berkata,’aku mencegahnya tidur pada malam hari, maka berilah aku syafaat karenanya’. Rasul bersabda,’maka keduanya diberi syafaat’.”

Kita berharap kepada Allah agar al-Qur’an dan puasa memintakan syafaat bagi kita pada hari kiamat kelak.

الله اكبر الله اكبر الله اكبر ولله الحمد.

Hadirin muslimin muslimat yang berbahagia!

Diantara manusia ada yang menghadap Allah hanya pada bulan Ramadhan saja. Sehingga jika bulan Ramadhan berakhir, maka berakhir pula hubungannya dengan Allah. Dia memotong tali yang menghubungkannya dengan Allah. Di luar Amadhan dia tidak mau pergi ke mesjid, tidak mau membuka al-Qur’an, dan tidak pula membasahi lidahnya dengan dzikir dan tasbih. Seakan-akan Allah hanya layak disembah pada bulan Ramadhan, sedang pada bulan-bulan lain Dia tidak perlu disemabah.

Barangsiapa yang menyembah bulan Ramadhan, sesungguhnya bulan Ramadhan itu telah mati dan berlalu. Sementara Allah tidak pernah mati dan senantiasa hidup. Diantara ulama salaf ada yang berkata “ seburuk-buruk orang adalah yang tidak mengenal Allah kecuali pada bulan Ramadhan, maka jadilah diri anda seorang Rabbani, dan jangan menjadi Ramadhani”.

Jadilah Rabbani, artinya jadilah anda senantiasa dekat dengan Allah dan bertaqwalah kepada-Nya, dimana pun dan kapan pun. Janganlah menjadi Ramadhani, artinya janganlah anda menghadap Allah hanya bulan Ramadhan saja, setelah itu anda melupakan-Nya dan durhaka kepada-Nya.

الله اكبر الله اكبر الله اكبر ولله الحمد.

Hadirin muslimin muslimat yang berbahagia!

Kemudian setelah Ramadhan kita disunnahkan untuk berpuasa enam hari dari bulan Syawal, agar manusia senantiasa berada dalam perjanjian dengan Allah. Keluar dari satu ibadah untuk masuk ke iabadah lainnya. Selesai satu ketaatan dimulai ketaatan lainnya, agar tangannya senantiasa berada di atas tangan Allah. Sabda Rasulallah SAW :

من صام رمضان ثم اتبعه ستا من شوال كان كصيام الدهر

“Barangsiapa mengerjakan puasa ramadhan, kemudian menyusulinya dengan puasa enam hari dari Syawal, maka itu seperti puasa setahun penuh”.

Seakan-akan puasa sebulan pada bulan Ramadhan sama dengan puasa sepuluh bulan, dan puasa enam hari pada bulan Syawal sama dengan puasa dua bulan. Satu kebaikan berlipat sepuluh kebaikan yang serupa. Karena itulah seakan-akan dia berpuasa setahun penuh.

Saat ini adalah hari Idul Fithri. Ied yang berarti kembali sedang Fithri artinya kejadian. Jadi Idul Fithri adalah kembali pada kejadian, maksudnya kembali kepada sifat-sifat manusia pada waktu dijadikan. Kalau begitu orang-orang yang sudah melaksanakan puasa akan kembali kepada sifat-sifat aslinya sesuai dengan pada waktu ia dijadikan Allah, tentunya dalam keadaan suci dari dosa. Maka Idul Fithri lebih masyhur diartikan dengan kembali kepada kesucian, dengan sebab itulah hari raya ini dinamakan Idul Fithri.

بارك الله لي ولكم بالآيات والذكر الحكيم وتقبّل مني ومنكم تلاوته إنه هو السميع العليم وقل رب اغفر وارحم وانت خير الراحمين

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: